Kompetensi guru teknik dan vokasi merupakan salah satu indikator kunci dalam penyelenggaraan pendidikan teknik dan kejuruan yang berkualitas. Kompetensi tersebut tidak berhenti pada pendidikan formal, melainkan memerlukan peningkatan secara berkelanjutan yang selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika dunia kerja dan industri. Oleh karena itu, upaya peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkala dan sistematis agar mereka mampu mencetak tenaga kerja yang terampil, kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja. Profil PUI TVET Research Center.
Dalam konteks tersebut, pengembangan dan penguatan kajian serta riset dalam bidang pendidikan guru teknik dan vokasi (TVET) menjadi sangat penting. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan, menganalisis, dan menghasilkan temuan-temuan yang dapat diimplementasikan oleh para pemangku kebijakan, institusi pendidikan, dunia industri, serta guru-guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pusat Unggulan Ipteks Technical and Vocational Education and Training Research Center (PUI TVET-RC) hadir sebagai bentuk kontribusi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam mendukung peningkatan kompetensi guru vokasi melalui program riset, pelatihan, dan konsultansi. Sejak tahun 2021, PUI TVET-RC telah diakui secara nasional sebagai satu-satunya pusat unggulan di bidang kompetensi guru teknik dan vokasi di Indonesia, dan mendapatkan pendanaan lintas tahun dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi hingga tahun 2023.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PUI TVET-RC menyelenggarakan Seminar Nasional Vokasi 2025 dengan tema “Integrasi Kecerdasan Buatan dan Machine Learning dalam Pendidikan Kejuruan.” Seminar ini bertujuan untuk menjadi wadah berbagi gagasan, hasil penelitian, dan praktik baik dalam pengembangan pendidikan vokasi, serta memperkuat kolaborasi antara akademisi, praktisi, industri, dan pemangku kebijakan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat peran guru vokasi dalam menciptakan lulusan yang siap kerja melalui inovasi dan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan dan machine Learning.
2.png)





















